Diri dan alam semesta saling berhubungan secara universal, saling tergantung secara timbal balik dengan sendirinya. (Jo Priastana, “Filsafat Mahayana, 2017)
Tidak ada makhluk atau sesuatu apapun yang mandiri. Semua unsur dalam alam semesta (dharmadhatu) saling memiliki ketergantungan, dan bukan substansi yang terpisah atau berdiri sendiri.
Ini menunjukkan bahwa, makna pembebasan itu sendiri, pembebasan yang terjadi pada seseorang berarti adalah pembebasan untuk semua, one for all, all for one, sebuah satu dan sama dalam alam semesta, the oneness.
