Pemikiran agama Denny JA yang mencerminkan kesatuan, The oneness, membuka tumbuhnya kesadaran global yang mencerminkan kebutuhan agama yang sungguh bersifat universal-kosmis. Kita ingat apa yang pernah dikatakan Albert Einstein:
“the religion of the future will be a cosmic religion. It should transcend a personal god and avoid dogma and theology. Covering both the natural and the spiritual, it should be bases on a religious sense arising from the experience of all things, nature and spiritual, as a meaningful unity.”
Agama-agama besar tetap bersandar pada kitab suci. Manakah kitab suci untuk spiritualitas baru abad 21? Jawaban Denny JA mengutip Dalai Lama:
“Wahai Dalai Lama, dari begitu banyak kitab suci yang ada sekarang, bagaimanakah engkau membedakan kitab suci yang baik dan yang buruk?
