Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL NASIONAL

DJA’s Way of Religion dan Perspektif Buddhis

Kaidah emas atau kaidah kencana ini adalah juga cerminan dari keadilan atau justice yang dalam Buddhisme dimaknai sebagai impartiality atau kesetaraan. The Buddhist Dictionary defines the Pali term ‘yutti; as impartiality. Kata “yutti” juga dapat bermakna sebagai ‘a man of virtue, dan digabungkan dengan kata “dhamma” sebagai ‘yuttidhamma” yang berarti ‘a virtue of impartiality” (Buddhadatta, 1995).

Berlian The power of giving adalah nilai yang berlaku di dalam semua agama dan pergaulan manusia. Di dalam Buddhadharma dikenal Bodhisattva yang semata hidup demi membebaskan derita makhluk lain. “As long as being exist. As long as space lasts. May I. too, remain. To dissipate the suffering of the world” (Shantideva).

Tindakan empatis-altruistik Bodhisattva–julukan untuk semua umat Buddha atau umat manusia–menandakan manusia mampu memberi seperti dalam mahati-dana yakni berkorban yang merupakan kekuatan untuk kehidupan makhluk lain dan sumber kebahagian.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita