JAKARTA, KANALINDONESIA.COM: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumatera Bagian Barat, Rizal Fadillah, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (4/2/2026).
Penangkapan ini menjadi sorotan tajam karena Rizal tercatat baru delapan hari menduduki jabatan tersebut di Lampung sebelum akhirnya diringkus tim penyidik.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik Rizal sebagai Kakanwil DJBC Sumatera Bagian Barat pada Rabu (28/1/2026).
Meski penangkapan terjadi di Lampung, Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menegaskan bahwa perkara yang menjerat Rizal berkaitan dengan wewenangnya saat menjabat sebagai Direktur Penindakan dan Penyidikan (P2) DJBC pusat sejak 2024.
“Penyidik mengamankan yang bersangkutan di wilayah Lampung. Meski ia pejabat eselon 2 yang baru pindah tugas, perkara ini merujuk pada perannya sebagai mantan Direktur P2 Bea Cukai,” ujar Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Dalam operasi tersebut, tim KPK menyita barang bukti bernilai fantastis berupa uang tunai miliaran rupiah dan logam mulia emas seberat kurang lebih tiga kilogram.
Budi menjelaskan bahwa aset-aset tersebut merupakan bukti kuat atas dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat senior di lingkungan Kementerian Keuangan tersebut.
Pascapenangkapan, situasi di Kantor Wilayah DJBC Sumatera Bagian Barat yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Bandar Lampung, terpantau sepi pada Rabu malam. Petugas keamanan setempat mengaku tidak mengetahui secara detail peristiwa yang terjadi pada siang harinya.
“Kondisi malam memang sepi. Terkait fenomena tadi siang, kami tidak tahu pasti dan tidak berani memberi keterangan,” ujar salah satu petugas keamanan di lokasi.
Kasus Rizal Fadillah ini menambah daftar panjang penindakan KPK di lingkungan Kementerian Keuangan sepanjang awal tahun 2026.
Hingga saat ini, KPK telah melancarkan lima kali OTT, dengan tiga di antaranya menyasar pejabat pajak dan bea cukai, termasuk penangkapan Kepala KPP Madya Banjarmasin pada hari yang sama. (Tim)

