Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
KANAL BANDUNG

Ke Mana Anggaran Rp6,8 Miliar? GOR Pemuda KBB Hanya Tinggalkan Rangka, KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan

Ke Mana Anggaran Rp6,8 Miliar? GOR Pemuda KBB Hanya Tinggalkan Rangka, KPK Diminta Usut Dugaan Penyimpangan

BANDUNG BARAT, KANALINDONESIA.COM: Harapan Kabupaten Bandung Barat (KBB) memiliki gedung olahraga dan kepemudaan yang representatif masih jauh dari kenyataan. Proyek pembangunan Gedung Olahraga Pemuda (GOR Pemuda) di Kampung Sodong, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, justru terhenti dan kini menyisakan rangka bangunan.

Proyek yang mulai dikerjakan pada 2023 tersebut kini terpantau hampir tiga tahun mangkrak. Berdasarkan penelusuran dan pengamatan langsung tim KanalIndonesia.com di lokasi, Rabu (2/9/2026), bangunan yang seharusnya menjadi fasilitas olahraga dan kepemudaan itu hanya menyisakan rangka konstruksi dan sangat memprihatikan. Sementara sejumlah besi mulai berkarat ,area di sekitar proyek juga terlihat dipenuhi semak belukar, ditambah bangunan mulai tampak tidak kokoh.

Kondisi tersebut menjadi perhatian sekaligus memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat. Pasalnya, proyek yang sejak awal digagas sebagai fasilitas strategis untuk mendukung aktivitas olahraga dan kepemudaan itu memiliki nilai anggaran miliaran rupiah.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kabupaten Bandung Barat, proyek tersebut tercatat dengan kode tender 9160703, dengan nama paket “Belanja Modal Bangunan Gedung Olahraga/Pemuda Kabupaten Bandung Barat (BKK JABAR)”.

Nilai pagu proyek tercatat mencapai Rp7,6 miliar dan mulai dikerjakan pada 2023 melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2023 yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dalam proses tender, proyek tersebut dimenangkan CV Persada Alam. Namun, setelah berjalan, pembangunan tidak kunjung menghasilkan gedung olahraga yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Bangunan yang semestinya menjadi fasilitas publik justru berhenti pada struktur dasar dan rangka.

Kondisi ini kemudian memunculkan pertanyaan publik yang semakin besar.

Jika anggaran yang telah digunakan mencapai sekitar Rp6,8 miliar, mengapa bangunan belum dapat diselesaikan dan hingga kini hanya menyisakan rangka?

Pertanyaan tersebut semakin mengemuka setelah tim KanalIndonesia.com melihat langsung kondisi proyek di lapangan. Alih-alih menjadi gedung olahraga yang dapat digunakan masyarakat, lokasi justru terlihat seperti proyek yang berhenti di tengah jalan.

Padahal, sejak awal pembangunan GOR Pemuda tersebut memiliki tujuan yang cukup strategis. Pemerintah daerah menyebut KBB membutuhkan fasilitas olahraga dan kepemudaan yang representatif untuk menunjang aktivitas generasi muda.

Publik kini mempertanyakan efektivitas penggunaan anggaran miliaran rupiah yang telah dikeluarkan untuk proyek tersebut.

Masyarakat tentu berhak mengetahui secara jelas bagaimana perjalanan anggaran pembangunan, berapa nilai pekerjaan yang telah benar-benar dilaksanakan, berapa progres fisik yang dihasilkan, serta apa penyebab proyek akhirnya terhenti.

Apalagi, uang yang digunakan merupakan anggaran pemerintah yang pada akhirnya bersumber dari keuangan negara dan daerah.

Bagi masyarakat, pembangunan fasilitas publik bukan sekadar persoalan berdirinya sebuah bangunan. Ketika anggaran sudah mencapai miliaran rupiah tetapi hasil akhirnya belum dapat dimanfaatkan, transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang sangat penting.

Kini, keberadaan GOR Pemuda di Kampung Sodong menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Bandung Barat. Pemerintah dituntut memberikan kepastian mengenai masa depan proyek tersebut, termasuk menjelaskan secara terbuka kondisi anggaran dan progres pekerjaan yang telah dilaksanakan.

Sebab, tanpa kepastian kelanjutan pembangunan, bangunan yang semestinya menjadi pusat aktivitas olahraga dan kepemudaan itu berpotensi semakin rusak dimakan waktu.

Dan pertanyaan publik pun masih menggantung:
Ke mana anggaran miliaran rupiah tersebut bermuara, jika setelah bertahun-tahun GOR Pemuda Bandung Barat belum juga menjadi bangunan yang dapat digunakan masyarakat?

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita