Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Surveior Akreditasi dan Keselamatan Pasien:  World Patient Safety Day 2023

Dengan demikian, Teori Perawatan Berpusat pada Pasien oleh Jean Watson memungkinkan kita untuk memahami bagaimana peran surveior akreditasi dan konsep perawatan berpusat pada pasien saling terkait dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas pelayanan kesehatan bagi pasien dengan multi-morbidity.

Konsep perawatan yang berpusat pada pasien sebagai model perawatan menghargai pengalaman, nilai, kebutuhan, dan preferensi pasien dalam perencanaan, koordinasi, dan penyampaian perawatan. Sejumlah ahli perawatan kesehatan, seperti Dr. Donald M. Berwick, mendukung gagasan ini dengan menyatakan bahwa melibatkan pasien dalam pengambilan keputusan perawatan dapat meningkatkan keselamatan pasien dan hasil perawatan. Studi juga menunjukkan bahwa implementasi model perawatan berpusat pada pasien berkontribusi pada peningkatan hasil bagi pasien, penggunaan sumber daya yang lebih efisien, penurunan biaya, dan peningkatan kepuasan terhadap perawatan. Dalam konteks akreditasi rumah sakit, surveior akreditasi memiliki peran penting dalam memastikan praktik perawatan berpusat pada pasien terlaksana dengan baik. Mereka dapat bekerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk mengidentifikasi hambatan dalam memberikan perawatan yang berpusat pada pasien dan mengusulkan strategi untuk mengatasinya. Kolaborasi yang efektif antara surveior akreditasi dan fasilitas kesehatan dapat meningkatkan keterlibatan dalam keamanan pasien dengan menciptakan pengalaman perawatan yang lebih positif dan meningkatkan hasil perawatan secara keseluruhan. Dengan demikian, kerjasama antara surveior akreditasi dan fasilitas kesehatan memainkan peran kunci dalam meningkatkan kualitas perawatan dan keselamatan pasien.

Dalam konteks pelayanan kesehatan yang berfokus pada pasien, konsep pelayanan yang berpusat pada individu menjadi semakin penting. Pelayanan ini mengakomodasi perubahan kebutuhan, tujuan, dan preferensi individu penerima pelayanan, menjadikan individu sebagai pusat perhatian dalam pelayanan kesehatan. Surveior akreditasi memiliki peran vital dalam mewujudkan pelayanan yang berpusat pada individu dengan memberikan pandangan objektif tentang sejauh mana organisasi kesehatan telah mengadopsi konsep ini. Selain itu, surveior akreditasi dapat memastikan bahwa praktik pelayanan yang berpusat pada individu sesuai dengan kebijakan pembuatan keputusan bersama, yang bertujuan untuk menggabungkan kepentingan penyedia dengan preferensi individu terhadap perawatan kesehatan mereka. Kolaborasi surveior akreditasi dengan manajer risiko, profesional perbaikan kualitas, kepemimpinan organisasi, klinisi, dan pasien serta keluarga menjadi landasan kuat untuk menerapkan pelayanan yang berpusat pada individu di seluruh organisasi kesehatan. Kolaborasi ini memungkinkan perubahan positif dalam pelayanan kesehatan, sesuai dengan nilai-nilai pelayanan yang berpusat pada individu, yang pada akhirnya memberikan perawatan yang lebih baik dan lebih efektif bagi individu penerima pelayanan kesehatan.

Pentingnya konsep perawatan yang berpusat pada individu (person-centered care) telah menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Konsep ini mengakui individu sebagai mitra setara dalam perawatan, memperhatikan keinginan, nilai-nilai, dan kondisi kesehatan mereka, serta berkolaborasi dengan profesional kesehatan untuk mencapai hasil terbaik. Penelitian menunjukkan bahwa hal ini berdampak positif pada mutu perawatan dan pengalaman pasien, termasuk kepuasan pasien, partisipasi dalam pengambilan keputusan, dan hasil kesehatan. Dalam konteks keselamatan pasien, pendekatan perawatan yang berpusat pada individu dapat mengurangi risiko kesalahan medis. Surveior akreditasi memainkan peran penting dalam mendorong dan memastikan penerapan konsep ini di fasilitas kesehatan, membantu mereka memahami dan mematuhi standar keselamatan pasien yang ketat. Ini mendukung upaya menjadikan perawatan yang berpusat pada individu sebagai prinsip inti dalam praktik kesehatan dan kebijakan, sehingga keselamatan pasien diperhatikan dengan serius dan individu memiliki peran aktif dalam perawatan mereka.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita