Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Surveior Akreditasi dan Keselamatan Pasien:  World Patient Safety Day 2023

Dalam konteks perawatan kesehatan, akreditasi rumah sakit mewujudkan aplikasi praktis dari Teori Sistem Kualitas yang diungkapkan oleh ahli seperti W. Edwards Deming. Menurut teori ini, penerapan kontrol kualitas dalam berbagai aspek operasional bisa menghasilkan layanan yang lebih efisien dan efektif. Akreditasi rumah sakit adalah proses komprehensif yang mengintegrasikan evaluasi pada berbagai lini, termasuk manajemen risiko, prosedur operasi, layanan klinis, dan infrastruktur. Tujuannya adalah untuk memastikan kepatuhan terhadap pedoman keselamatan pasien dan menurunkan risiko kesalahan medis. Selain itu, karena rumah sakit seringkali menjadi pusat rujukan medis dengan volume pasien yang tinggi dan kasus-kasus yang lebih kompleks dibandingkan puskesmas atau klinik, dampak positif dari akreditasi ini tidak hanya dirasakan oleh pasien perorangan tetapi juga menguntungkan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, akreditasi dalam konteks ini bukan sekadar tanda kualitas tetapi juga sebuah mekanisme yang secara substansial meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat.

Akreditasi dalam fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari tingkat pertama seperti puskesmas dan klinik hingga tingkat lanjut seperti rumah sakit, adalah instrumen krusial dalam membangun sistem perawatan yang berkualitas, aman, dan sesuai standar. Ini sejalan dengan teori “Patient-Centered Care,” yang mengemukakan bahwa pasien harus menjadi mitra aktif dalam perawatan kesehatan mereka sendiri. Dalam konteks Hari Keselamatan Pasien Dunia 2023 dengan tema “Mengajak Pasien untuk Keselamatan Pasien,” akreditasi tidak hanya memastikan bahwa fasilitas kesehatan memenuhi kriteria yang ditetapkan, tetapi juga membuka peluang bagi pasien untuk berpartisipasi secara lebih aktif dalam proses evaluasi dan perawatan. Dengan melibatkan pasien sebagai anggota tim perawatan kesehatan yang penting, akreditasi meningkatkan kepercayaan dan keamanan pasien, yang pada gilirannya menghasilkan kualitas perawatan yang lebih tinggi dan mencapai tujuan keselamatan pasien global yang menjadi fokus Hari Keselamatan Pasien Dunia.

B. Tantangan dalam Keselamatan Pasien sebelum Hari Keselamatan Pasien Dunia 2023

Peringatan Hari Keselamatan Pasien Dunia 2023, yang menekankan tema “Engaging patients for patient safety,” melalui lensa teori “Sistem Keselamatan Pasien” dari Dr. James Reason. Dr. Reason berpendapat bahwa keselamatan pasien tidak hanya adalah tanggung jawab individu tetapi juga merupakan hasil dari interaksi kompleks antara manusia, teknologi, dan sistem organisasi. Dalam konteks global yang semakin meningkatkan kesadaran akan keselamatan pasien sebagai isu krusial dalam kesehatan global, fokus pada pelibatan pasien membawa perubahan paradigma. Sebagai bukan hanya penerima layanan, pasien juga dianggap sebagai bagian dari sistem keselamatan itu sendiri, menawarkan perspektif dan informasi yang dapat membantu dalam identifikasi dan mitigasi risiko. Namun, untuk mencapai tingkat keselamatan yang optimal, industri kesehatan perlu mengatasi berbagai tantangan, termasuk resistensi budaya terhadap perubahan, batasan teknologi, dan ketidakseimbangan informasi antara penyedia layanan dan pasien. Oleh karena itu, menjelang peringatan Hari Keselamatan Pasien Dunia 2023, penting untuk menerapkan pendekatan sistemik dalam mengatasi tantangan ini, memastikan bahwa pasien tidak hanya terlibat tetapi juga dididik dan diberdayakan untuk berpartisipasi aktif dalam keselamatan mereka sendiri.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita