Langsung ke konten utama Langsung ke navigasi utama Langsung ke sidebar Langsung ke footer
Opini

Surveior Akreditasi dan Keselamatan Pasien:  World Patient Safety Day 2023

Dalam bidang akreditasi dan peningkatan kualitas layanan, surveior berperan sebagai garda terdepan dalam memastikan standar tertinggi dipenuhi. Konsep dari Dr. John Maxwell, seorang ahli dalam kepemimpinan dan pengembangan pribadi, menegaskan bahwa keefektifan seseorang dalam perannya sering kali bergantung pada kombinasi pendidikan, pengalaman, dan karakteristik kepribadian. Dalam konteks surveior, latar belakang pendidikan dan pelatihan mereka, seperti gelar dan pelatihan khusus dalam akreditasi, mempersiapkan mereka dengan alat dan teknik yang diperlukan untuk evaluasi. Namun, itu hanyalah bagian dari persamaan. Sebagaimana yang ditekankan oleh Maxwell, kepribadian dan karakter individu sangat mempengaruhi cara mereka berinteraksi dengan orang lain dan membuat keputusan. Oleh karena itu, pengalaman kerja surveior, kemampuan komunikasi, integritas, keterampilan analitis, serta kemampuan interpersonal dan adaptasi merupakan faktor kunci yang berkontribusi pada keberhasilan mereka dalam menjalankan tugas. Keterampilan interpersonal yang kuat, misalnya, memungkinkan surveior untuk membangun hubungan kerja yang positif dengan pihak yang diaudit, sedangkan integritas dan objektivitas memastikan bahwa evaluasi dilakukan dengan adil dan tanpa bias. Sehingga, surveior yang efektif adalah mereka yang memiliki kombinasi dari pendidikan, pengalaman, dan kualitas-kualitas pribadi yang disebutkan di atas.

B.Prosedur atau Tindakan yang Diimplementasikan

Deskripsi mendetail tentang apa yang dilakukan oleh surveior dalam konteks akreditasi. Dalam dunia akreditasi, surveior memainkan peran kunci untuk memastikan bahwa fasilitas pelayanan atau program mematuhi standar yang ditetapkan oleh badan akreditasi. Mereka melakukan serangkaian prosedur dan tindakan yang dirancang untuk mengevaluasi, memantau, dan meningkatkan kualitas layanan atau produk. Menurut teori manajemen kualitas dari Dr. W. Edwards Deming, suatu organisasi harus memahami dan meningkatkan proses bisnisnya secara berkelanjutan untuk mencapai kualitas yang tinggi. Proses akreditasi yang dijalankan oleh surveior menggambarkan penerapan prinsip-prinsip Deming dengan jelas. Tahap pendahuluan melibatkan pemahaman mendalam tentang standar dan kriteria, diikuti oleh tahap pengumpulan data melalui berbagai metode, seperti wawancara dan observasi. Setelah data dikumpulkan, surveior kemudian membandingkan informasi ini dengan standar akreditasi dan menganalisis kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Tahap evaluasi ini mencerminkan siklus PDCA (Plan-Do-Check-Act) Deming, di mana organisasi perlu memeriksa hasil kerja mereka dan mengambil tindakan korektif. Pemberian umpan balik, penyusunan laporan, tindak lanjut, serta pembinaan dan dukungan selanjutnya memastikan bahwa fasilitas pelayanan mendapatkan panduan yang diperlukan untuk memperbaiki dan memenuhi standar kualitas yang diharapkan. Oleh karena itu, melalui prisma teori Deming, kita dapat melihat bagaimana surveior memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas dan standar akreditasi di fasilitas pelayanan kesehatan.

Bagikan

Baca berita lainnya:

Tambahkan ke Preferensi Sumber Indeks Berita